Semeru Erupsi, Dua Penerbangan Abd Saleh Dialihkan

sorotmalang.com- Bandara Abd Saleh sempat tutup sementara akibat Gunung Semeru erupsi, Jumat (12/1) kemarin. Dua penerbangan dialihkan ke Bandara Internasional Juanda Surabaya. Bandara Abd Saleh tutup sementara sekitar dua jam. Yakni pukul 09.00 – 11.00 WIB. Itu karena adanya debu vulkanik akibat erupsi Gunung Semeru.

Akibat penutupan sementara, dua penerbangan yakni Citilink dan Garuda. Rute terbangnya Jakarta-Abd Saleh-Jakarta.

– Advertisement –

Kepala UPT Bandar Udara Abd Saleh Purwo Cahyo Widdhianmoko mengatakan jika normal Garuda dari Jakarta landing di Bandara Abd Saleh pukul 09.55 WIB dan take off lagi pukul 10.40 WIB. Sedangkan Citilink dari Jakarta mendarat  pukul 10.50 WIB lalu terbang lagi pukul 11.20 WIB. 

“Tadi pagi (kemarin) satu pesawat yaitu Batik Air landing pukul 08.40 WIB. Jika normal harusnya kembali terbang pukul 09.30. Namun karena ada penutupan sementara maka pesawat dengan rute Malang-Jakarta ini kembali terbang pukul 11.43 WIB setelah bandara kembali dibuka,’’ ungkapnya.

Sementara tiga penerbangan lainnya, dikatakan Cahyo berlaku normal. Yaitu Batik Air landing pukul 12.50 dan take off kembali pukul 13.35 WIB, Citilink landing pukul 14.10 WIB take off pukul 14.40 WIB dan Batik Air landing pukul 14.15 WIB take off pukul 14.55 WIB.

“Di sini ada enam kali penerbangan. Yaitu maskapai Garuda satu kali, Batik Air tiga kali dan Citilink dua  kali. Semuanya ruta Jakarta-Malang-Jakarta,’’ jelasnya.

Lebih lanjut dia menguraikan penutupan sementara aktivitas penerbangan ini setelah mendapatkan laporan adanya abu vulkanik akibat erupsi Gunung Semeru kemarin pagi. Pihak UPT Bandara Udara Abd Saleh angsung koordinasi dengan stakeholder terkait.

“Hasil koordinasi, dan mempertimbangkan keselamatan penerbangan, maka diputuskan untuk dialihkan,’’ ungkap Cahyo sembari mengatakan pihaknya juga langsung melakukan koordinasi dengan maskapai terkait dengan penumpang. Baik yang turun maupun yang berangkat.

Sampai kemudian kondisi dikatakan aman, baru aktivitas penerbangan kembali dibuka. Penutupan bandara sementara akibat eruspi Gunung Semeru ditambahkan Cahyo bukan kali pertama. Pertengahan Agustus tahun 2023 lalu, pihaknya  juga melakukan hal yang sama.

“Prinsipnya kondisi cuaca sangat mempengaruhi aktivitas penerbangan. Jika dirasakan sangat tidak aman, maka mau tidak mau harus dilakukan penutupan, sampai dengan kondisi betul-betul aman, baru bandara kembali dibuka,’’ jelasnya.

Terpisah Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Malang Sadono Irawan membenarkan adanya erupsi Gunung Semeru Jumat (12/1) kemarin. Itu disampaikan Sadono sesuai data dari KESDM, Badan Geologi, PVMBG, Pos Pengamatan Gunungapi Semeru.  Terjadi empat kali letusan pada Jumat (12/1) kemarin dalam rentang waktu pukul 00.00 – 06.00 WIB.

Sejauh ini Sadono mengatakan tidak ada dampak signifikan yang dirasakan warga Kabupaten Malang. “Erupsi terjadi setiap hari. Tapi rata-rata angin membawa abu vulkanik ke arah Lumajang. Baru hari ini angin mengarah ke barat daya, atau ke wilayah Malang,’’ ungkapnya.

Wilayah terdampak yakni Kecamatan Poncokusumo, Tumpang, Jabung dan Pakis. “Angin dan debunya ke sana. Tapi dampak yang signifikan  berupa kerusakan atau ancaman lain belum ada, kami belum mendapatkan laporan terkait dengan itu,’’ tandasnya. (ira/van)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *