Pemuda Jual Pacar Lewat MiChat Ditangkap Polisi Di Malang

SorotMalang : Seorang pemuda berinisial JA (19) diamankan Polres Malang karena menjalankan bisnis prostitusi lewat aplikasi MiChat. Ironisnya, wanita yang dijajakan adalah pacarnya sendiri, CR (22).

Korban yang merupakan warga Kabupaten Bogor, Jawa Barat itu diduga dijual oleh JA di sebuah hotel di Kecamatan Kepanjen, Kabupaten Malang.Selain JA, polisi juga mengamankan RM (20) yang juga warga Bogor karena diduga ikut terlibat dalam prostitusi online ini.

Kasi Humas Polres Malang Iptu Ahmad Taufik mengatakan, penangkapan dilakukan oleh unit operasional Satuan Reserse Kriminal Polres Malang pada 2 Agustus 2023 lalu di sebuah hotel wilayah Kecamatan Kepanjen, Kabupaten Malang.

“Kedua pelaku berhasil diamankan tim Satreskrim Polres Malang usai menjual korban untuk dijadikan pekerja seks komersial di sebuah hotel,” kata Iptu Taufik dikutip Rabu (9/8/2023).

Para pelaku berkomplot menjual korban kepada lelaki hidung belang dengan tarif antara Rp300 ribu hingga Rp700 ribu melalui aplikasi kencan MiChat.

Dalam penggerebekan tersebut, polisi berhasil menyita sejumlah barang bukti yakni uang tunai Rp650 ribu, alat kontrasepsi, dan dua buah ponsel yang digunakan sebagai sarana transaksi.

Terungkap pula bahwa kedua tersangka memiliki peran berbeda dalam sindikat ini, dimana RM bertindak sebagai penyedia jasa. Sementara JA berperan sebagai pencari pria hidung belang. Mereka berhasil meraih keuntungan sebesar Rp50 ribu setiap kali transaksi.

“Kedua pelaku mengaku mendapat keuntungan sejumlah Rp50 ribu dari transaksi yang dilakukan,” sebutnya.

Kasus ini mengungkap fakta bahwa korban dan para pelaku sudah saling mengenal sejak satu bulan yang lalu. Awalnya, ketiganya berkenalan dan sepakat untuk berlibur ke Bromo, namun kenyataannya mereka telah menetap di sebuah hotel di Kepanjen selama tiga minggu.

Lebih mencengangkan lagi, korban diduga mengalami kekerasan dan pemaksaan oleh kedua pelaku ketika dipaksa melayani para pelanggan pria hidung belang.Saat ini, kedua pelaku telah ditetapkan sebagai tersangka dan dilakukan penahanan di Rutan Mapolres Malang.

Pelaku Terancam Hukuman Maksimal 15 Tahun Penjara

  • Sesuai dengan  Undang-Undang Nomor 21 Tahun 2007 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Perdagangan Orang.

Pasal tersebut berbunyi, “Setiap orang yang melakukan perekrutan, pengangkutan, penampungan, pengiriman, pemindahan, penjualan, perbudakan, eksploitasi, atau pemanfaatan secara melawan hukum seseorang dalam penyelenggaraan kegiatan komersial yang berakibat pada penderitaan korban dipidana dengan pidana penjara paling lama 15 (lima belas) tahun dan/atau denda paling banyak Rp5.000.000.000,00 (lima miliar rupiah).”

Pemerintah Diminta Perangi Prostitusi Online

Kasus prostitusi online yang melibatkan pacar sendiri ini semakin menunjukkan bahwa prostitusi online telah menjadi masalah serius di Indonesia. Pemerintah perlu mengambil langkah-langkah konkret untuk memerangi prostitusi online, seperti meningkatkan pengawasan terhadap aplikasi kencan dan situs-situs yang menyediakan layanan prostitusi online.

Pemerintah juga perlu memberikan edukasi kepada masyarakat tentang bahaya prostitusi online, khususnya bagi anak-anak dan remaja. Edukasi ini perlu dilakukan melalui berbagai media, seperti sekolah, keluarga, dan media massa.

Dengan bekerja sama, kita dapat menciptakan Indonesia yang bebas dari prostitusi online

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *