Ikut  Menyemarakkan Karnaval Mojolangu Malang : Ini Tema yang di Usung SD Muhammadiyah 4

SorotMalang : Semarak karnaval di Kelurahan Mojolangu, Kota Malang, semakin meriah dengan kehadiran SD Muhammadiyah 4 Kota Malang (SD Mupat) dalam gelaran yang memukau warga setempat. Dengan semangat kebersamaan dan kecintaan pada tanah air, sekolah ini mengusung tema “Terbang Tinggi Menuju Indonesia Maju” dalam karnaval yang digelar pada tanggal 3 September 2023.

Karnaval tahunan di Kelurahan Mojolangu selalu dinanti-nantikan oleh warga setempat. Acara ini menjadi ajang untuk memperkenalkan potensi budaya, seni, dan prestasi yang dimiliki oleh masyarakat setempat. Tahun ini, SD Mupat menjadi salah satu peserta yang mengundang decak kagum.

Tema “Terbang Tinggi Menuju Indonesia Maju” yang diusung oleh SD Mupat memberikan pesan inspiratif kepada semua yang menyaksikannya. Dalam karnaval ini, siswa-siswi SD Mupat mengenakan kostum-kostum yang mewakili proses terjadinya kemerdekaan, seperti pejuang, penjajah, dan rakyat jelata. Ini adalah wujud dari mengenang bagaimana Indonesia bisa merdeka sehingga siswa-siswi SD Mupat tidak lupa akan sejarah kemerdekaan Republik Indonesia.

Kepala SD Mupat, Hana Ayudah, menyampaikan, “Kami sangat bangga dapat berpartisipasi dalam karnaval ini. Ini adalah kesempatan besar bagi siswa-siswi kami untuk belajar tentang kolaborasi, kreativitas, dan memahami pentingnya mengenal sejarah kemerdekaan.”

Selain pesan yang disampaikan oleh kostum-kostum unik yang mereka kenakan, SD Mupat juga menampilkan sebuah drama teatrikal singkat tentang bagaimana proses seorang pejuang merebut kemerdekaan dengan merobek bendera Belanda yang ada di Hotel Yamato.

“Ini merupakan pembelajaran secara langsung bagi siswa-siswi kami, yaitu belajar dengan metode role play jika di dalam kelas. Teatrikal inilah roleplay yang dimainkan siswa-siswi SD Mupat”, imbuh Hana Ayudah.

Salah satu siswa, Fiqri Kelas 5B, yang mengenakan kostum seorang Penjajah Belanda, berbicara tentang makna karnaval ini baginya. “Saya senang bisa mengikuti karnaval ini, apalagi saya berpenampilan sebagai orang belanda, jadi sedikit paham ternyata perilaku penjajah itu begini ya”, sembari tertawa.

Para orang tua siswa juga sangat bersemangat dan mendukung partisipasi anak-anak mereka dalam karnaval ini. Mereka merasa bangga melihat anak-anak mereka mempraktikkan nilai-nilai kebersamaan, kerja keras, dan cinta tanah air melalui acara ini.

Karnaval di Kelurahan Mojolangu tahun ini menjadi bukti nyata bahwa pendidikan bukan hanya tentang pembelajaran di dalam kelas, tetapi juga melibatkan pengalaman luar kelas yang berharga. SD Mupat telah memberikan contoh yang inspiratif tentang bagaimana pendidikan dapat menjadi alat untuk membentuk generasi yang peduli, kreatif, dan berkontribusi dalam memajukan Indonesia ke masa depan yang lebih cerah.(red)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *