Pengakuan Tetangga Ibu Bunuh Anak Kandung di Malang

Ibu Bunuh Anak Kandung di Malang
Ibu Bunuh Anak Kandung di Malang

SorotMalang : Kasus pembunuhan anak oleh ibu kandung di Malang mengagetkan para tetangga. Mereka tidak menyangka peristiwa tragis itu menimpa keluarga yang selama ini dikenal baik dan harmonis. Bagaimana tidak, sang anak yang masih berusia tiga tahun ditemukan tewas bersimbah darah.

Sedangkan sang ibu tewas gantung diri. Polisi Dalami Dugaan Keterlibatan Suami Ketua RT setempat Ahmad Toyyib Fadillah, menjelaskan, selama ini Mujiati dan suaminya Anton hidup rukun di rumah kontrakan.  Keluarga kecil itu juga terlihat harmonis dan baik-baik saja. Bahkan beberapa kali kegiatan kemasyarakatan baik suami dan istrinya sering kali hadir. Selama tiga tahun tinggal di rumah kontrakan, mereka juga tidak pernah bermasalah dengan tetangga.

Mereka aktif bersosialisasi. Nomor 5 Ungkap Keberadaan Suami “Orangnya baik, sehari-hari juga interaksi dengan masyarakat baik, kalau cekcok enggak pernah.  Anaknya juga sering main sama tetangga-tetangga sini, di sini ngontrak rumah sudah tiga tahun. Kalau suaminya tiap hari ada di rumah, pulang jam empat kadang setengah lima sore. Kalau lembur sampai habis magrib,” katanya.

Dia menduga permasalahan muncul ketika sang istri Mujiati memiliki utang piutang yang jumlahnya tidak diketahui. “Utang piutang kemungkinan, suaminya kesal, tapi enggak tahu permasalahannya apa, dengar-dengar punya utang,” ujarnya.

Dihantam Batu, Gegara Kencan MiChat Dugaan itu muncul karena Anton sudah sepekan ini berada di Probolinggo. Bahkan ketika pihak keluarga menanyakan ke dealer tempatnya bekerja, pihak dealer menyebut dia tidak masuk selama sepekan sebelum akhirnya istri dan anaknya ditemukan meninggal dunia.

“Di dealer tempatnya kerja sudah enggak kerja seminggu, suaminya di Probolinggo saat kejadian. Sudah seminggu di sana, kemarin sama anaknya dibawa, tapi sama istrinya ini diambil lagi si anak ini,” tuturnya. (*red)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *