BNN Kabupaten; Tiga Anak Terjerat Narkoba

sorotmalang.com, MALANG- Jeratan penyalahgunaan narkoba di Kabupaten Malang masih menghawatirkan. BNN Kabupaten Malang merehabilitasi ratusan orang selama tahun 2023. Bahkan, tiga di antaranya merupakan anak dibawah umur yang terjerat narkotika.

Kepala BNN Kabupaten Malang, Hendratmo Budi Wibowo, ada 134 orang direhabilitasi selama setahun. Terbagi di empat lembaga, yakni Klinik BNN 15 orang, Hayunanto Medical Center 45 orang, Puskesmas Gondanglegi 7 orang, dan RSJ Lawang 67 orang. Sebanyak 22 orang rawat inap, dan 112 orang pecandu rehabilitasi rawat jalan.

“Katagori anak dibawah 18 tahun yang direhabilitasi berjumlah tiga orang. Rentang 18-30 tahun berjumlah 74 orang, dan 30 tahun keatas 57 orang,” rinci Hendratmo, dalam rilis akhir tahun di BNN Kabupaten Malang, kemarin.

– Advertisement –

Mengenai pola peredaran hingga sampai ke tangan anak dibawah umur, Hendratmo menyebut, remaja memang kerap menjadi sasaran empuk. Beberapa pola yang terjadi perlu diwaspadai, seperti pemberian dengan gratis untuk menimbulkan efek adiksi.

Soal jenisnya, pil double L dan ganja seing disasarkan ke remaja. Selain itu juga  ganja, yang mana dipilih karena menjadi barang narkoba termurah. Selain double L dan ganja, beberapa remaja dan usia produktif sudah mengenal sabu. “Kalau yang sudah mengenal sabu, banyak kalangan anak putus sekolah. Banyak modus yang diterapkan dalam peredarannya,” tambah dia. Hendratmo mengaku upaya pencegahan sudah terus dilakukan. Melalui bidang pencegahan dan pemberdayaan masyarakat, BNN Kabupaten Malang melaksanakan sebanyak 119 kali sosialisasi selama 2023. (tyo/mar)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *