Bidan Wajib Tekan Kematian Ibu dan Bayi

SorotMalang.com –Bupati Malang, HM Sanusi menekankan kepada para bidan memiliki berkomitmen dan kompak memberikan kontribusi dalam menurunkan angka kematian ibu dan angka kematian bayi. Ini disampaikannya saat peringatan HUT ke 72 Ikatan Bidan Indonesia (IBI) Cabang Kabupaten Malang di Pendopo Agung Kabupaten Malang, Kamis (21/12).

Dalam sambutannya, Sanusi mengatakan peran bidan sangatlah penting dimasyarakat. Bidan tidak sekadar memperhatikan kesehatan ibu yang sedang hamil. Tapi juga memastikan bayi yang dikandung dalam kondisi sehat. Sehingga saat persalinan, baik ibu dan anak pun sehat. Sehingga potensi gagal dalam proses persalinan dapat dihindari.

“Dengan penanganan serius bidan dapat menekan angka kematian ibu dan anak. Ini juga yang terus kami tekankan kepada bidan,” ungkapnya. Terlebih bidan yang masuk dalam anggota IBI. Selain mereka melakukan aktifitasnya, juga harus mendudukung program pemerintah. Salah satunya dalam hal penurunan angka stunting.

– Advertisement –

Sanusi tidak menampik, stunting masih ada di Kabupaten Malang. Jumlahnya pun sudah menurun dari tahun ke tahun. “Melalui peran bidan ini juga kami berharap angka stunting terus turun. Target kami Kabupaten Malang zero stunting,” tambahnya. Dia berpesan agar para bidan, melaksanakan tugas kebidanan dengan penuh pengabdian.

Sementara itu peringatan HUT ke 72 IBI yang digelar di Pendopo Agung Kabupaten Malang diikuti sejumlah bidan yang tergabung dalam IBI Kabupaten Malang. Kegiatan ini dirangkai dengan pemberian penghargaan bagi bidan dan fasilitator berprestasi Kabupaten Malang.

“Kami berharap IBI dapat menjadi wadah organisasi yang mampu memantapkan peran para bidan dalam melaksanakan tugas-tugasnya melayani masyarakat, serta memberikan kontribusi yang optimal, dalam rangka mewujudkan masyarakat Kabupaten Malang yang sehat,” tandasnya. (ira/mar)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *