Atasi Krisis Pangan, PRM Tasikmadu Launching Loemboeng Beras – TUNASMALANG.ID

SorotMalang.com –Jangan biarkan tetanggamu kelaparan adalah motto atau semboyan Garda Jamaah untuk mengawali peluncuran (launching) Loemboeng Beras. Hal ini bersandar pada hadits Rasulullah, “seseorang yang beriman itu bukanlah orang yang kenyang sedangkan tetangganya kelaparan” (HR Bukhari, kitab al-Adab al-Mufrad dari hadits Ibnu Abbas nomor 112, shahih oleh Syaikh al-Albani).

Bambang Gunawan SPd selaku Ketua Pimpinan Ranting  Muhammadiyah (PRM) Tasikmadu, Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) Lowokwaru kota Malang, mensosialisasikan kepada para jamaah tentang program baru yang berkolaborasi dengan Garda (Gerakan Dakwah) Jamaah kota Malang yang bernama Loemboeng Beras. 

Peluncuran tersebut berlangsung pada Jumat 29 Desember 2023 lalu, bertempat di Masjid Ar-Rahman di Jalan Renang 92 RT 2, RW 4 Tasikmadu Kota Malang. Selanjutnya Ketua PRM Tasikmadu mendelegasikan Mudjiono AMd sebagai ketua pengelola Loemboeng Beras, yang sebelumnya juga Mudjiono merupakan ketua Takmir Masjid Ar-Rahman. 

Ir Heriyanto sebagai founder Garda Jamaah menawarkan kegiatan kolaborasi ini dengan PRM dan Dewan Masjid Indonesia (DMI), serta kelompok masyarakat yang bersedia mengelola program Loemboeng Beras. “Target dari program ini ada 5 titik Loemboeng Beras pada tiap 1 Kelurahan. Saat ini ada 3 lokasi yang siap, diantaranya Masjid Assalam Tunjungsekar, Masjid Miftahul Jannah kelurahan Lowokwaru dan Masjid Al-Huda Tlogomas.

Baca Juga: Prof Djoko Saryono UM Kritisi Kualitas Pendidikan

Heri menjelaskan bahwa ada dua tahapan dalam mengawali kegiatan Loemboeng Beras, tahapan pertama adalah launching pendirian Loemboeng Beras dengan menyediakan dan menyerahkan beras kemasan 2,5kg senilai 2,5 juta rupiah dan sosialisasi tentang Loemboeng Beras.

Tahapan kedua adalah pendistribusian beras, dan komitmen untuk menjaga stok Loemboeng Beras selalu tersedia. “Untuk menjaga sustainable atau keberlangsungan program ini maka ada dua cara, yaitu mengaktifkan budaya jimpitan beras dan membuka bazar dengan menjual barang bekas ciamik yang hasilnya bisa untuk membeli beras” ucap Heri.

Ada program Sed dan Back (Sedekah Barang Bekas Ciamik) yang berasal dari masjid ke masjid dan hasil penjualan barang bekas tersebut dapat untuk pembelian beras. Imbuhnya.

Selanjutnya ia juga menegaskan bahwa jika ada donatur yang ingin mengetahui siapa saja penerima manfaat dari program ini, maka mereka dapat ikut langsung dan berinteraksi dengan si penerima manfaat.

Tujuan Loemboeng Beras

Loemboeng Beras berupaya penjaminan tidak adanya warga yang melarat, sakit karena tidak bisa makan, sehingga masyarakat dengan adanya program ini memiliki harapan besar bahwa mereka dapat memenuhi kebutuhan pokok mereka sehari-hari.

“Ini untuk masyarakat umum, termasuk non-muslim sekalipun. Jadi, siapapun yang membutuhkan beras dapat menghubungi Loemboeng Beras  dan relawan akan mengantar beras tersebut ke rumah yang membutuhkannya tanpa merasa malu tanpa perlu membelinya” Pungkas Heri. 

Secara simbolik, launching Loemboeng Beras berlangsung dengan cara memberikan beras dari Lurah Tasikmadu, Adhi Kristianto SPd MM kepada Ketua Takmir Masjid Ar-Rahman, yang didampingi oleh Ketua PRM Tasikmadu, Founder Garda Jamaah, dan turut disaksikan oleh perwakilan pihak donatur. (Fatimah/Lisa).

Post Views: 4

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *